KESALAHAN DALAM MENYUSUN NASKAH SAMBUTAN/PIDATO


Beriku ini beberapa kesalahan yang sering saya lihat dalam menyusun naskah pidato:

1. Tidak dapat membedakan apakah pidato anda sebagai Ketua Panitia penyelenggara atau sebagai pimpinan organisasi yang membuka acara atau pejabat yang memberi keynote speech. Ketua panitia sebaiknya fokus pada teknis penyelenggaraan seperti jumlah undangan, proses undangan, siapa saja yang berperan, mengapa pembicaranya ganti dll. Ketua organisasi fokus pada potret kegiatan organisasi secara umum dan background acara tersebut diselenggarakan. Sedangkan Keynote speech sebaiknya memberi arahan agar acara seminar atau diskusi dapat mengarah pada suatu tujuan atau visi tertentu yang bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

2. Naskah terlalu bertele-tele, sehingga ketika disampaikan terlalu lama dan membosankan. Ini menyebabkan waktu habis untuk pembukaan.

3. Pengolahan kalimat terlalu teknis dan membosankan. Ini biasanya terjadi pada seminar ilmiah.

4. Bahasa yang dipakai tidak sesuai dengan audience. Ini menyebabkan audience malas mendengarkan.

5. Terlalu formal, padahal acaranya santai. Ini sering terjadi pada acara reuni, kumpul keluarga dan sejenisnya. peserta mau ngobrol santai, malah disuguhi sambutan serius. Ini tidak tepat.

Selamat menyusun pidato.

 

 

Pos ini dipublikasikan di KUMPULAN NASKAH dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s